ONLY 4 U
Author : VhiN
Main Cast : Kim Yoon Hyun (GP
Basic), Jeong Hye Sun (GP Basic), Youngmin (Boyfriend), Kwangmin (Boyfriend),
Support Cast : Jeongmin
(Boyfriend), Donghyun (Boyfriend), HyunSeong (Boyfriend), Minwoo (Boyfriend)
Rate : PG 13
Genre : Sad, Life, Little
Romace
Length : One Shoot
*Kim Yoon Hyun
P.O.V
“Kya!!!
YoungMin_sunbae!!” teriak yeoja di dekatku
“KwangMin!!”
teriak yeoja yang lain
“MINWOO!!!”
teriak seorang yeoja lebih keras
“DONGHYUN!
JEONGMIN! HYUNSONG!!” teriak kumpulan yeoja di ujung sana
Aish~ mereka benar-benar beirisik!
Ini dia orang-orang yang membuat mereka berteriak seperti itu di sekolah,
boyband terkenal… BOYFRIEND! Mereka adalah sunbaeku di sekolah. Yah..
kebanyakan fans akan bilang kalau aku beruntung bisa satu sekolah dengan
mereka, tapi untukku satu sekolah dengan mereka membuatku pusing! Setiap hari
kejadian seperti ini selalu berulang.
“Annyeong
Hyun_ah!” kata Hye Sun padaku
“Annyeong…”
balasku
“Wae??
Boyfriend lagi?” tanya Hye Sun yang melihatku sedang cemberut
“Ne… aish~
kenapa mereka bisa seheboh ini!” keluhku
“haha… belum
juga setahun kita di sini! Sabar donk… kan lumayan tiap hari liat artis!” kata
Hye Sun sambil menyikut ku
Aku benar-benar tak menyukai mereka!
Menurutku di sekolah, status siswa tetaplah sama! Tapi mereka selalu dapat
tempat khusus. Saat makan siang mereka selalu di utamakan, mereka boleh tidak
mengikuti kegiatan ekskul di sekolah, tidak mengikuti pelajaran olahraga, dan
masih banyak lagi.
“Hyun_ah! Ayo
temani aku ke perpustakaan!!” kata Hye Sun menarik tangan ku
“Mwo???!
Tumben kau pergi ke sana!” kataku
“Sudah! Temani
aku!” Hye Sun mendorongku menuju arah perpustakaan
Kami memasuki perpustakaan. Ada apa
ini? Perpustakaan benar-benar sepi! Apa karena ini jam pelajaran terakhir? Kami
beruntung guru yang masuk pelajaran terakhir sedang sakit. Hye Sun menarik
sebuah buku di rak. Sepertinya buku yang sulit. Aku tak begitu suka membaca,
dan aku di sini hanya untuk Hye Sun.
“Aku beli
minuman sebentar yah! Tunggu di sini!” kata Hye Sun berlari menuju pintu
Aku hanya diam sambil menunggunya
kembali. Dia benar-benar lama! Aku bosan hanya duduk di sini! Aku berjalan
melihat-lihat buku di rak. Mataku terhenti di sebuah buku ‘GET YOUR DREAM’ aku
mengambilnya tapi…
“AH!” kata
seorang namja yang memegang tanganku
Aku diam sejenak, ku perhatikan
wajahnya. Sepertinya muka ini tak asing denganku, siapa? AH!! YONGMIN! Aku
menarik tanganku, buku itu terjatuh tepat diantara kaki kami.
Ia melihatku,
aku menatapnya sinis. Youngmin salah satu member Boyfriend yang paling sering
ku temui saat rapat komite kelas.
“Yoon
Hyun_sii?” panggilnya
Aku mengalihkan pandanganku darinya.
Aku berniat melarikan diri darinya. Tapi ia menarik tanganku. Aku terjatuh! Dan
aku menatapnya sinis.
“KENAPA KAU
MENARIKKU!” kesalku
“Mianhae Yoon
Hyun_sii! Ayo bangun!” katanya sambil mengulurkan tangannya padaku.
“Aku tak butuh
bantuanmu!” aku menepis tangannya
“Kenapa kau
begitu padaku!” katanya
Aku menatapnya sinis, lalu berdiri
dan meninggalkannya. Tapi ia berlari mengejarku, sekarang ia sudah menghadapku.
Menghalangiku untuk keluar dari pintu yang berada di belakangnya.
“Kenapa kau
menghidariku?” tanya Yongmin padaku
“KARNA KAU
PEMBUNUH! KAU MEMBUNUH KAKAKKU!” Teriakku padanya.
Aku mendorong tubuhnya. Ia terjatuh.
Hye Sun melihatku heran. Air mataku mengalir begitu saja. Ia memelukku, aku
benar-benar tak ingin melihat Yongmin! Ia adalah mantan kekasih kakakku. Dan
karena semua Fansnya, kakakku di intimidasi hingga ia di tembak seorang fans.
Fans itu memang masuk penjara, tapi itu tetap tidak membuat kakakku kembali!
Semua ini karena Yongmin! Karena dia, kakakku
melewatkan harinya dengan di intimidasi oleh fans Yongmin! Karena Yongmin
sekarang kakak yang ku sayangi sudah tidak bersamaku.
*Youngmin
P.O.V
“Kenapa kau
menghidariku?” tanyaku pada Yoon Hyun
“KARNA KAU
PEMBUNUH! KAU MEMBUNUH KAKAKKU!” Teriaknya.
Ia mendorong tubuhku dan aku
terjatuh. Apa yang dia katakan? Membunuh kakaknya?
Kim Yoona??
Membunuh? Apa Yoona telah meninggal? Pikiran ku benar-benar kacau! Apa yang di
katakan Yoon Hyun_sii?
“Yongmin_ah!”
panggil Kwangmin padaku
“Mwoyo??”
Kwangmin mendekatkan wajahnya padaku.
“Kwangmin_ah,
kau tau Yoona-ah bukan?” tanyaku
“SURE! Tapi
aku sudah tak melihatnya lagi… Mwoyo?” tanya Kwangmin heran.
“Yoon Hyun_sii
tadi katakan padaku Yoona-ah telah meninggal” kataku pada Kwangmin.
“MWO??” mata
Kwangmin membesar.
“Aish~
Ottokhee!!!???” aku mengacak rambutku.
“Tadi kau
bilang Yoon Hyun_sii yang mengatakannya? Jadi dia itu yang adik Yoona-ah?”
tanya Kwangmin padaku.
“Ne…” jawabku.
“Ayo buktikan!
Sebentar lagi waktunya pulang. Kita ikuti dia!” kata Kwangmin menyarankan.
>>SKIP<<
~Bel~ Waktunya
pulang…
Aku dan Kwangmin sekarang berada di
belakang tembok, melihat Yoon Hyun_sii yang sedang mengambil barang di
lokernya. Ku lihat Hye Sun_sii merangkul tangan Yoon Hyun_sii, apa mereka
pulang bersama? Kami mengikuti mereka hingga gerbang sekolah. Hye Sun_sii
melambaikan tangan pada Yoon Hyun_sii, sepertinya arah pulang mereka berbeda.
Kami kembali mengikuti Yoon Hyun_sii dengan penyamaran yang lengkap. Karena
salah sedikit saja orang lain akan mengenali kami dan akibatnya kami bisa
dipanggil penguntit!
Aku melihatnya masuk ke sebuah toko
bunga, tak lama kemudian ia membawa sebuah buklet bunga. Ia berjalan terus ke
arah… arah pemakaman! Apa benar yang di katakannya?
Aku dan
Kwangmin mengikutinya, mendaki perbukitan. Lalu ia berdiri di depan sebuah
makam di dekat pohon rindang. Aku mendengar yang dikatakannya.
“Eouni… Annyeong! Aku bawa bunga kesukaan eouni…” katanya
“Eouni… Annyeong! Aku bawa bunga kesukaan eouni…” katanya
“Hei!
Youngmin_ah!! apa itu makam Yoona-ah?” bisik Kwangmin.
“Hya! mana aku
tahu! aku kan belum melihatnya!” jawabku.
“Eouni… tadi
aku bertemu Youngmin_sii di perpustakaan. Mianhaeyo eouni… hiks… Jongmal
mianhaeyo… hiks..hiks..” ia menangis sendiri.
“Mianhaeyo
eouni! Aku sudah membentaknya… Saat melihatnya aku selalu Teeingat eouni…”
“Hya!Hya!! Dia
menangis!! Huaaaa… Aku baru tahu! Ternyata yeoja dingin itu punya perasaan!”
kata Kwangmin POLOS
“Hoi! Kau ini!
Keadaan seperti ini kau malah berpikir seperti itu!” kesalku.
“Yoon
Hyun_sii….” panggil ku yang sudah pergi meninggalkan Kwangmin di belakang.
Ia berbalik melihatku. Sepertinya ia
sedikit terkejut dan buru-buru menghapus air matanya. Dan berkata.
“Kau mau apa
ke sini!?” tanya Yoon Hyun_sii
Aku tak mengheraninya saat aku lihat
batu nisan bertuliskan nama Yoona. Aku mendekati makam itu, nama Yoona terukir
indah di batu nisan. Aku terduduk tak bertenaga lagi, air mataku kini sudah
keluar. Yoona… kenapa? Bahkan aku tak tahu kau sudah lama pergi…
“Pergi kau!
Jangan ganggu Yoona Eouni lagi! Cukup saat ia hidup kau buat tersiksa!” kata
Yoon Hyun mendorongku.
“Youngmin_ah!
Kajja! Ayo kita pergi…” Kwangmin membantuku berdiri.
Aku melihat Yoon Hyun duduk di
hadapan makam Yoona_ah. Ia terus menangis hingga kami menuruni bukit.
*Yoon Hyun
P.O.V
Aku menangis di makam eouni.
Youngmin dan Kwangmin sudah meninggalkanku, aku benar-benar merasa bersalah
telah mengusir Youngmin yang eouni cintai pergi dari makamnya. Tapi aku tak
bisa berpikir saat aku melihat Youngmin! Youngmin yang sudah membuat eouniku
pergi untuk selamanya.
Aku berjalan lemah menuju rumah.
Hari ini aku benar-benar lelah, pikiranku hanya terbayang senyuman Yoona eouni
saat membicarakan Youngmin. Eouni yang ku sayangi, tak pernah terpikir olehku
bahwa Youngmin yang di cintainya akan membuatnya meninggalkan kami semua.
“Yoon Hyun-ah!
Eouma tadi membersihkan barang milik Yoona… Eouma menemukan ini, 2 buah kotak…
Kotak yang di atas bertuliskan namamu, dan yang satu lagi Youngmin” kata Eouma
sambil memberika 2 buah kotak besar padaku.
“Gumawo eouma…
Aku akan membukanya di kamar.
Aku hanya meletakkan kotak itu di
atas meja belajarku. Aku tak ingin membukanya. Dan satu lagi, kotak untuk
Youngmin! Aish~ eouni.. Haruskah aku memberikannya besok pada Youngmin!??
>>SKIP<<
Pagi telah datang, aku meraih tasku
di atas meja belajarku. Ku lihat kotak yang eouni miliki berwarna hitam dengan
nama Yongmin di atasnya. Aku membawanya turun ke meja makan. Aku sarapan
bersama keluarga kecilku, tanpa eouni…
“Aku
berangkat!” kataku meraih tas dan kotak hitam itu.
“Annyeong Yoon
Hyun_ah!!! Sudah kau berikan bunganya pada Yoona eouni??” tanya Hye Sun padaku
“Ne..” aku
tersenyum
“Itu kotak
apa? MWO?? Ada nama Youngmin!” pekiknya.
“Ini punya
eouni, kata eouma mungkin isinya ada yang bersangkutan dengan Youngmin… Jadi
aku di suruh untuk memberikannya.” Jelasku
“Mau ku
temani?? Nanti ada perang lagi kalau kau hanya sendiri…” katanya tersenyum
“Ne.. Aku juga
malas ke SARANG Boyfriend sendirian” balasku.
“Kalau gitu
entar istirahat aja! Mereka pasti di kantin!” katanya.
>>SKIP<<
“Yongmin… Ini
dari Yoona eouni, sepertinya untukmu!” kataku menyerahkan kotak itu pada
Youngmin
“Untukku?”
tanya Youngmin heran.
“Buka!!!”
pekik Minwoo
Ia membuka kotak itu. Ku lihat
banyak surat terikat pita merah…. Kira-kira ada sekitar 20 surat, dan beberapa
kado. Ia kelihatan kaget melihatnya, dan buru-buru menutupnya.
“MWO???” tanya
Donghyun
“Ah~ Annio…
Aku tak ingin membongkarnya di sini…” Ia melihat ke arahku
“Aku hanya
memberikan itu!” kataku
Lalu aku pergi bersama Hye Sun ke
ujung kantin untuk membeli beberapa roti.
*Kwangmin
P.O.V
Setelah memberikan kotak besar itu
pada Youngmin, Yoon Hyun pergi bersama sahabatnya. Ku lihat raut muka Youngmin
berubah. Aku penasaran apa yang terjadi dengan surat-surat dan kado-kado itu.
Aku menarik Youngmin ke toilet, dengan sigap ia menarik kotak itu persis
seperti dugaanku.
“Youngmin_ah!
Apa yang sebenarnya terjadi?” tanyaku saat di toilet.
“Kwangmin_ah…
Surat dan kado-kado ini… Aku selalu menitipkannya pada Yoona_ah! Tapi ternyata
selama ini ia tak mengirimkannya pada yeoja itu! Aish~” kesalnya
Aku melihat beberapa surat itu, aku
hanya tersenyum saat melihat nama penerimanya. Aku melihat Youngmin, mukanya
memerah! Aku melihat sebuah surat yang beruliskan ‘For YOUNGMIN! namja pabo!’.
Aku tertawa melihatnya, Youngmin menarik surat itu dan membukanya. Ia membaca
surat itu, perlahan raut mukanya berubah menjadi sedih. Tapi saat ia membaca
kalimat terakhir dari surat itu ia tersenyum. Ia memberikannya padaku, aku
mulai membacanya. Dan aku ikut tersenyum bersamanya.
*Hye Sun P.O.V
Aku melihat Yoon Hyun hari ini tidak
seperti biasanya, ia bisa berbuat baik pada Youngmin, apa mungkin ia sudah bisa
merelakan Yoona eouni pergi? Jika itu benar, aku ikut senang… Ku harap Yoon
Hyun yang dulu semangat dance kembali. Aku benar-benar merindukan dirinya yang
dulu. Dulu kami sempat membuat grup dance bersama eouni… Tapi saat eouni telah
tiada, kegiatan itu menghilang begitu saja seperti ia pergi bersama eouni…
“Kau bilang
ada satu kotak lagi untukmu? Isinya apa?” tanyaku
“Ne.. Aku tak
tahu isinya apa, aku belum membukanya” jawabnya
“Kenapa tak
kau buka? Eouni menginggalkan itu mungkin ada pesan untukmu!” kataku
“Nanti saja…”
jawabnya lemas
“Ya sudah… Eh,
kau mau menemani ku membeli album baru SHINee ga?” kataku mengalihkan
pembicaraan
“Ne.. Aku juga
ingin melihat CD..” katanya tersenyum
Pulang sekolah kami bersama-sama ke
toko CD yang ada di pusat pertokoan. Tempat biasa kami membeli CD bersama
eouni. Yoon Hyun melihat CD dance, ia pasti merindukan eouni… Aku kasihan pada
Yoon Hyun yang selalu di bayangi oleh kenangan bersama eouni. Tapi ia begitu
tegar! Mungkin saat aku berada di posisinya aku tak akan sekuat ini.
*Youngmin
P.O.V
Aku mendengar direktur agency kami
sedang mencari 2 orang yeoja. Aku teringat surat Yoona_ah. Aku menerobos masuk
ke ruangan direktur.
“Ah! Mianhae
direktur… Kudengar direktur sedang mencari 2 orang yeoja berbakat. Aku tahu
mereka siapa, bisa kah aku merekomendasikan mereka?” tanya ku
“Yongmin_ah~
Kau serius? Aku ingin membuat idol grup yang berkualitas!” jawab direktur
“Ne! Aku
jamin! Direktur pasti menyukai mereka!” jawabku
“Kalau begitu
bisa kau bawa mereka secepatnya!” perintah direktur
“Ne!” balasku
Aku bergegas berlari keluar gedung
latihan memanggil taxi dan pergi ke kerumah Hye Sun. Aku menekan bel rumahnya.
Dan ia keluar, sedikit terkejut melihatku…
“Hye Sun_sii!”
panggilku
“Yongmin_sii?
Ah! Silakan masuk!” katanya
“Gumawo”
jawabku
Aku duduk di ruang tamu rumahnya,
aku melihat fotonya bersama Yoon Hyun dan Yoona. Sepertinya ia mengetahui apa
yang ku lihat, ia berkata.
“Itu saat kami
memenangkan contest…” jawabnya tersenyum
“Ah! Ya!! Aku
butuh bantuanmu!” kataku
“Mwo? Kalau
aku bisa membantu aku akan melakukannya” katanya tersenyum
“Bisakah kau
besok datang ke agency ku bersama Yoon Hyun_sii? Direktur ingin bertemu dengan
kalian!” kataku
“Kenapa
direktur ingin menemui kami?” tanya Hye Sun heran
“Aku
merekomendasikan kalian untuk bergabung bersama agency kami untuk menjadi idol
grup.” jelasku
“Jinja???
Gumawo Youngmin_sii!! Kami ingin sekali debut!” katanya bahagia.
“Tapi bisakah
kau merahasiakannya dari Yoon Hyun_sii bahwa aku yang merekomendasikan kalian?
Sepertinya ia tidak menyukaiku” kataku
“Tenanglah
Yongmin_sii! Akan aku lakukan! Besok aku akan membawanya ke agency kalian…
Gumawo!! Jongmal Gumawo!” katanaya
“Ne..
Cheonmaneyo… Aku pulang dulu…” pamitku
“Ne… Annyeong”
ia menunduk padaku.
*Yoon Hyun
P.O.V
“Ayo!! Cepat!!
Kita sudah di tunggu direkturnya!!” kata Hye Sun mendesakku
“Hya!! Kenapa
dadakan sih?” tanyaku
“Kesempatan
gak datang dua kali Yoon Hyun sayangggg…” katanya
“NE! Aku
pasang sepatu dulu!” kataku
“Cepetan!”
pekiknya yang sudah di luar rumahku.
“Eouma! Aku pergi
dulu!!!” Teriakku pada eouma.
Kami akan ke agency, Hye Sun bilang
direktur agency itu ingin kami di tes pantas atau tidaknya kami menjadi idol
grup. Aku tentu saja setuju! Karena ini sudah menjadi ke inginanku. Keinginanku
untuk berdiri di atas panggung, walau tanpa eouni. Eouni! Doakan aku agar kami
berdua bisa debut…
“Baiklah…
Sekarang tunjukkan penampilan kalian!” kata direktur pada kami
“Ne…” jawab
kami serempak
Hye Sun memegang Lend Vokal, jadi
semua hampir semua lagu dia menyanyikannya. Sedangkan aku adalah Lend Dance,
jadi untuk part dance aku lah mengambil alih. Tampaknya direktur benar-benar
terpanah oleh penampilan kami. Syukurlah… Kemungkinan kami untuk debut sudah di
depan mata!
“Kalian akan
di trainee 2 tahun terakhir! Bagaimana?” tanya direktur
“Benarkah?
Setelah itu apa kami bisa debut?” tanya Hye Sun
“Kita lihat
perkembangan kalian…” kata direktur
“Baiklah!”
jawabku tersenyum
“Asistenku
akan mendatangi orang tua kalian untuk meminta persetujuan mereka” katanya
kembali.
“Ne.. Gumawoyo
direktur!” kata Hye Sun
Aku tersenyum melihat Hye Sun yang
tadi terus memegangi tanganku. Ia melihatku dan memelukku. Kami benar-benar 1
langkah menuju debut!
>>SKIP<<
~2 TAHUN BERLALU SETELAH KEJADIAN ITU~
“Hyun
Yoon_sii… Bagaimana kerja keras kalian selama ini sebelum debut?” tanya MC
padaku
“Aku dan Hye
Sun hanya terus latihan, sebenarnya sebelum di trainee kami sudah sering
latihan” jawabku sesuai script
“AH~
Keinginian kalian ingin debut benar-benar besar ya!? Bagaimana menurut kalian
tentang berita bahwa Youngmin boyfriend-lah yang merekomendasikan kalian untuk
bisa menjadi top idol grup seperti ini?”
“Kami sangat
berterima kasih pada Youngmin_sii yang sudah memberikan kami kepercayaan hingga
saat ini kami bisa berdiri di sini” jawab Hye Sun
“Berkat dia
kesempatan debut yang mungkin tidak bisa kami raih bisa tercapai” lanjutku
Aku dan Hye Sun sekarang ada di
sebuah talk show di salah satu stasiun tv. Dan lihatlah! Kami Top Idol Grup
sekarang! Aku sudah tahu bahwa Youngmin lah yang merekomendasikan kami pada
direktur. Hubunganku dan Youngmin pun perlahan mulai membaik seiring
berjalannya waktu…
Aku pulang ke rumah, rumah yang
sangatku rindukan. Belakangan ini kami selalu di drom… Aku benar-benar rindu
dengan rumah ini! Aku membuka kamarku, kamar kesayanganku. Aku melihat kotak
putih di atas meja, kotak yang diberikan eouni untukku. Eouni? Apa ini saatnya
untuk aku membukanya?
Aku membuka kotak itu, di dalamnya
ada sebuah surat, sepatu yang dulu selalu kuperebutkan dengan eouni, strap hp
dengan gambar Ryeowook, member Super Junior yang menjadi inspirasiku, buku
diary eouni, dan buku ini… Buku ‘GET YOUR DREAM’! Buku yang selalu ingin ku
baca, tapi selalu ada yang menghalangiku untuk membaca buku itu. Ternyata eouni
membelikannya untukku. Air mataku mengalir melihat barang-barang kesukaanku di
dalam kotak itu. Eouni begitu menyayangiku. Aku membuka surat untukku.
Aku benar-benar terkejut melihatnya,
eouni benar… Ia berkata ‘saat kau membuka ini kau pasti sudah berhasil menggapai
impianmu! Jangan tanya kenapa, aku ini kakakkmu! Tentu saja aku tahu!’. Aku
hanya tersenyum melihatnya. Setelah selesai membaca surat dari eouni, aku
membuka diary eouni…
‘Aku selalu membanggakan Yongmin di
depan Yoon Hyun agar ia tertarik pada Yongmin! Agar adikku yang tak peka pada
perasaan orang lain ini tahu kalau YONGMIN MENCINTAINYA DARI DULU!’ kata itu
tertulis di buku diary eouni
“Yongmin_sii??
Mencintaiku? Bukankah ia pacaran dengan eouni??” tanyaku dalam hati
Aku kembali membaca diary eouni,
‘Aku mengatakan bahwa Yongmin dan aku pacaran pada Yoon Hyun… Niatku agar ia
cemburu, tapi sepertinya ia tidak peduli… huft! Dasar adikku ini…’ kata itu
juga tertulis di buku harian eouni.
‘Aku memang di tindas oleh fans
Yongmin, mungkin karena aku terlalu dekat dengan Youngmin. Tapi, walau sudah
seperti ini, aku tetap bisa tersenyum. Karena niatku hanya untuk membuat adikku
dan Youngmin bersama!’ kata itu juga ada di buku diary
Aku menangis… Bukan Yongmin_sii yang
dicintai eouni, tapi Kwangmin lah yang di cintainya… Ia selalu bersama
Youngmin_sii demi aku, bahkan saat ia di tindas ia masih memikirkan aku… Eouni,
aku adik mu! Kenapa aku bahkan tak tahu bahwa ini semua demi aku. Aku
benar-benar tidak peka! Jongmal mainhaeyo eouni…
* Kwangmin
P.O.V
“Kwangmin_sii…
bisakah aku bicara denganmu?” tanya Yoon Hyun padaku
“Ne..” aku
berdiri mengikutinya kea tap gedung latihan
“Bisakah kau
berikan bunga ini untuk eouniku?” tanya Yoon Hyun sambil memberikan buklet
bunga padaku
“Mwo?” tanyaku
heran
“Eouni pasti
senang melihat namja yang di sukainya menaruh bunga kesukaannya di atas
makamnya” katanya
“Aku? Apa??”
tanyaku meyakinkan
“Kau orang
yang di sukai eouniku… Kumohon, buat dia bahagia sekali saja” katanya lagi
“Baiklah…” aku
tersenyum dan mengambil buklet itu dari tangannya dan pergi ke makan Yoona.
*Youngmin
P.O.V
Kenapa Yoon Hyun ingin berbicara
berdua dengan Kwangmin? Ada apa sebenarnya? Tadi ku lihat ia membawa buklet
bunga? Ada apa ini??
“Kalau
penasaran pergi susul mereka!” kata Hyun Seong padaku
“Ne! Kau harus
mengungkapkan persaanmu Yongmin_ah!!” sambung Minwoo
“Kau tak mau
Yoon Hyun_sii di ambil Kwangmin yang saudara kembarmu kan?” sambung Jeongmin
lagi
“Aish~ kalian
ini bicara apa!” kataku
Ku lihat Minwoo dan Jeongmin tertawa
di belakangku. Kali ini aku benar-benar tidak tenang. Aku berlari menaiki
tangga menuju atap bangunan. Ku lihat Yoon Hyun hanya sendiri. Aku
menghampirinya.
“Mana
Kwangmin?” aku mencoba basa-basi padanya
“Ah~ ia ke
makam eouni!” katanya sambil tersenyum
Aish~ aku benar-benar tidak sanggup
melihat senyuman Yoon Hyun. Rasanya mukaku memerah! Jantungku berdegup kencang…
Aish~ Aku tak bisa mengatakannya! Haruskah ku katakan?
“Yoon
Hyun_sii… ehm.. ehm..” aku menggaruk bagian belakang kepalaku
Sial! Dia
melihatku… Aku semakin gugup!!!
“ehm.. do you
want to BE MY SHINE?” tanyaku padanya. Aku tak berani mendengar jawabanya….
“Are You
really for me?” tanyanya kembali padaku
“I am always
for you! ONLY 4 YOU” kataku sambil tersenyum
Ia tersenyum padaku, apa itu
jawabannya adalah ‘YA’??? Aku mendekatinya, mencoba meraih tangannya. Gawat! Ku
pikir ia akan melepas tanganku dan berteriak ‘HYA! APA YANG KAU LAKUKAN’
seperti dulu. Tapi ia hanya membalas gengamanku, lalu berdiri di sampingku. Yoona_ah!
Apa keinginanmu sudah tercapai? Jongmal Gumawoyo Yoona_ah! Demi kami kau sudah
banyak berkorban…
~END~

No comments:
Post a Comment